Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Wednesday, March 6, 2013

2013 NIssan Altima




To commemorate 30 years of Nissan Technical Center, Nissan as one of the largest automotive companies from the land of Uncle Sam manufactured by Nissan Canton, Mississippi, again shows its fangs by releasing their latest product, Nissan Altima Hybrid.

 "Family sedan" car introduced at the event New York Auto Show 2012, last April, was expected as a superior product of Nissan for using updated interesting features. Active Understeer Control providing maximum balance once Altima speed off on U turn. Bluetooth Hands-Free Phone System equipped by Streaming Audio via Bluetooth allows driver freely talk on the phone without being noisy by hands free wire, as if the speaker seats beside the driver. Further, put away your fears will be lost on the road or stuck in traffic, Google POI (Point of Interest) feature inserted onto the MID supports us seem to have a reliable personal assistant guides that can guide you with Google Maps plus if speed up in certain meter cluster, you will be take away into digital world beyond. Not only that, a series of other features can also be found in the interior of this super advanced hybrid sedan car.

Exterior

The rival of premium sedan Toyota Camry and Honda Accord obtain brand new design which is braver and exciting styling.  Sporty image will take your breath away once you see the car. Altima aggressive view showed by its turn signal lamp position and headlamp which made combined. How elegant. These both headlamps made clamp on the front grille listed by chrome. The chrome touchy also seen on the handle of door and baggage car. The use of LED as light source applied on taillight of same arrowed angled design as seen on headlamp is what making it looks more fabulous and classy. 
 
Interior

The domination of gray and beige color inside gives Altima trendy and elegant look. Not just those three features described above, additional features therein are not less interesting. Beginning from Airbag Standard on driver and passenger seats and side headrests, car seat which publishes been designed by Zero Gravitate technology from NASA adequately gives spine in a neutral position and makes driving comfortable feel and stress free. The use of super-sophisticated sensors of Blind Spot Warning, Movement Object Detection, Lane Departure Warning, also believed able to reduce risk of death and injury to the driver. Moreover, Advance Drive - Assist technology or digital navigation inserted between two analog gages, Speedometer and Odometer, is able to give variety of information about car condition at whole.

Engine

Two hybrid engine options of 2.5-liter 4-cylinder DOHC (182 hp) and 3.5-liter V6 (270 hp) will be set up on Altima 2013. The use of these machines will make Altima able to optimize the speed of vehicles up to 16.16 km with only 1 liter fuel. Those four new suspensions applied to support responsive grip and steadily drive. Both come newest version of Xtronic CVT (Continuously Variable Transmission) equipped by a unique front wheel.

Nissan Altima is also one of the most eco-friendly vehicles on the road. The shift in electricity and gasoline significantly give lower fuel consumption overall, making the engine combustion production inside machine significantly lower.

Price

With those advanced features and exotic inside look described above, Nissan Altima 2013 predicted to release at 200-300 million around. Sounds good?

Wednesday, February 6, 2013

Jokowi: APBD Rp49,9 T Akan Fokus untuk Macet dan Banjir

Foto: OkezoneJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan terjadinya peningkatan anggaran dalam Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2013 yang semula sekira Rp46 triliun menjadi Rp 49,9 triliun. APBD ini, kata Jokowi, akan diprioritaskan untuk program mengatasi macet dan banjir, serta penataan kampung.

"Tetap konsentrasinya pada banjir dan macet, serta penataan kampung, kira-kira itu," katanya seusai menggelar rapat paripurna pengesahan RAPBD menjadi ABPD 2013, di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (28/1/2013).

Menurut dia, penambahan anggaran itu diambil total dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2012. Untuk itu, dia optimis di tahun 2014 nanti SILPA akan jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp9 triliun.

"Tadi kan SILPA dari tahun 2012 kita ambil total, makanya kita harapkan tahun 2014 itu SILPA-nya akan kelihatan sangat kecil sekali," pungkasnya.

Kendati demikian, dirinya mengaku memang perlu waktu yang panjang untuk menjelaskan setiap program yang diajukan, hingga akhirnya disetujui oleh DPRD. Terkait hal itu, dia mengucapkan terimakasih kepada DPRD yang turut serta untuk mendukung program-program yang pro terhadap masyarakat.

Setelah pengesahan RAPBD di DPRD menjadi ABPD, dia meminta agar segera dibawa ke Menteri Dalam Negeri(Mendagri), Gamawan Fauzi terkait pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) soal APBD 2013 guna dievaluasi.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta mengesahkan APBD DKI senilai Rp49,9 triliun.

Monday, January 28, 2013

Jenis Ekstasi dari Rumah Rafi Ahmad Belum Terdaftar di UU





Wanda Hamidah ikut ditangkap di rumah Rafi Ahmad (Foto: Runi/Okezone)
Wanda Hamidah ikut ditangkap di rumah Rafi Ahmad (Foto: Runi/Okezone)
JAKARTA - Fakta baru terungkap. Zat yang terkandung dalam 14 butir kapsul MDMA atau sejenis ekstasi yang disita dari rumah artis Raffi Ahmad, belum diatur dalam undang-undang di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN), Kuswardani. Menurutnya zat-zat tersebut saat ini memang tengah beredar di beberapa negara.

Namun, untuk di Indonesia jenis zat ini tidak terbilang baru namun belum masuk dalam perundang-undangan yang ada. "Bukan jenis baru, namun barang ini belum masuk dalam undang-undang kita, tetapi memiliki efek serupa dengan ekstasi," kata Kuswardani kepada wartawan, Senin(28/1/2013).

Pihak BNN, lanjut Kuswardani, akan melakukan kordinasi mengenai Undang-Undang terhadap zat tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan yang lebih tinggi. Mungkin Kemenskes, untuk membahas UU-nya. Itu yang kita dalami, maka itu kami butuh waktu selama tiga tahun belakangan ini kita tengah membicarakan dengan ASEAN dan instansi terkait," paparnya.

Dikatakan Kuswardani, dalam pengujian laboratorium terhadap narkotika yang ditemukan, termasuk urin 17 orang yang diamankan, pihaknya berusaha hati-hati, teliti, dan sampai tuntas. Pasalnya, hasil dari pemeriksaan ini akan menjadi dasar untuk dibawa ke pengadilan. "Dalam pengujian projustisia, kami selalu hati-hati dan sampai tuntas," katanya.
http://news.okezone.com/read/2013/01/28/339/752630/jenis-ekstasi-dari-rumah-rafi-ahmad-belum-terdaftar-di-uu